2012 Pakuwon Garap Tiga Proyek Rp 1,3 Triliun
Investor Daily, Jakarta, 19 Januari 2012. PT Pakuwon Jati Tbk fokus menggarap tiga proyek skala besar di Jakarta dan Surabaya sepanjang 2012 dengan investasi sebesar Rp 1,3 triliun. Tiga proyek tersebut yakni superblok Kota Kasablanka pengembangan terpadu Tunjungan Plaza V dan kota mandiri Pakuwon City.
Director and Investor Relation Pakuwon, Irene Tedja Murdaya menjelaskan pengembangan ketiga proyek besar tersebut akan memakai dana belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp 1,3 triliun. "Sumber pendanaan kombinasi dari kas internal penjualan awal dan pinjaman bank", ujar Irene di Jakarta, Rabu(18/1).
Dia menuturkan alokasi dana untuk proyek Kota Kasablanka sebesar 650 miliar serta TP V dan Pakuwon City Rp 650 miliar. Saat ini Pakuwon masih menunggu proses tender untuk penggarapan proyek untuk TP V dan Pakuwon City. Sedangkan di Kota Kasablanka perseroan tengah memasarkan dua menara apartemen dan finishing mall. "Setelah pembangunan selesai, Kota Kasablanka akan menjadi proyek superblok terbesar di Jakarta Selatan dan TP V menjadi gedung tertinggi di Surabaya", papar dia.
Irene menambahkan iklim investasi akan semakin positif pada tahun ini didorong oleh suku bunga yang rendah, inflasi yang terkendali dan tingginya permintaan di pasar menengah ke atas. "Kami optimistis pasar properti akan tetap membaik. Kami juga berencana akuisisi lahan namun masih tahap mencari lokasi yang tepat", ungkap dia.
Education CityTahun ini perseroan juga melanjutkan progres pengembangan empat menara apartemen Education City di kawasan Superblok Pakuwon City. Proyek tersebut sudah memasuki tahap pemancangan tiang perdana (groundbreaking) pada November 2011.
Menurut Direktur Pakuwon Minarto Basuki, pengembangan Education City menjadi bagian dalam superblok Pakuwon City yang terbesar di Surabaya. "Ini adalah kawasan khusus untuk mendukung kegiatan sekolah dengan hadirnya institusi mulai dari SD hingga perguruan tinggi", ujar Minarto.
Proyek Education City dikonsep mirip dengan tempat kost namun dengan kenyamanan sebuah apartemen beserta fasilitasnya. Hunian vertikal ini membidik kalangan mahasiswa dan anak sekolah sebagai pembeli unit apartemen . "Ada dua tipe studio yakni ukuran 21 dan 36 m2. Harganya berkisar Rp 8-9 juta per m2", jelas dia.
Education City berdiri di atas lahan seluas 2,3 hektare (ha) dan akan dikerjakan secara bertahap hingga 2013. Apartemen khusus pelajar dan mahasiswa itu memiliki kapasitas total 2.800 unit. "Kami sudah memasarkan menara tahap satu sejak September 2011. Saat ini sudah terjual lebih dari 50% sehingga proses groundbreaking sudah dilaksanakan", papar Minarto.
Beberapa institusi pendidikan yang berada di kawasan Education Park antara lain Universitas Widya Mandala, Sekolah Internasional Cita Hati, Sekolah Nasional Plus Gloria, Sekolah Trilingual Xin Zhong dan Sekolah AL Azhar. Permintaan hunian cukup tinggi dari sekolah dan universitas tersebut, tegas dia.
Sementara itu, Kota Kasablanka tahap satu akan selesai dengan dibukanya Mal Kota Kasablanka pada Juni 2012 . Kemudian penyelesaian dua menara kondominium Casa Grande dan perkantoran 88 Kasablanka. Perkantoran tersebut akan mendapatkan sertifikasi green building dari Greenmark Singapura.
